{"id":128,"date":"2020-09-19T09:20:17","date_gmt":"2020-09-19T09:20:17","guid":{"rendered":"http:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/?p=128"},"modified":"2025-07-17T02:45:53","modified_gmt":"2025-07-17T02:45:53","slug":"lepas-pasang-aki-mobil-sendiri-bisa-sebabkan-sistem-elektronik-error","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/2020\/09\/19\/lepas-pasang-aki-mobil-sendiri-bisa-sebabkan-sistem-elektronik-error\/","title":{"rendered":"Lepas Pasang Aki Mobil Sendiri Bisa Sebabkan Sistem Elektronik Error"},"content":{"rendered":"\n<p>Aki mobil sering kali tekor kalau tidak dirawat dengan baik. Kadang pemilik mobil memilih untuk membeli aki yang baru kemudian memasangnya sendiri di rumah, prosesnya pun cukup mudah untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun jika melakukan penggantian aki secara mandiri di rumah, ada efek yang terjadi pada mobil. Setidaknya bisa membuat memori audio dan jam di kabin harus disetel ulang.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Suparna mengatakan, mobil modern yang canggih jika diganti akinya secara mandiri, bisa membuat perangkat elektronik di mobilnya error.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSemakin canggih teknologi mesin atau mobil, semakin banyak yang error. Kalau mobil konvensional, minimal yang error adalah memori audio dan jam, jadi harus disetel kembali,\u201d ucap Suparna kepada Kompas.com, belum lama ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Suparna mengatakan, ada beberapa kasus saat mencopot aki, sistem audio menjadi terkunci, jadi tidak bisa digunakan. Ada juga yang membuat sistem power window terganggu, putaran mesin yang tidak stasioner, bahkan sliding door otomatis yang jadi error.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPower window punya modul tersendiri, kalau tidak ada aliran listrik dari aki, bisa error. Biasanya terjadi pada pintu sliding dan kaca yang semuanya sudah otomatis. Jadi perlu disetel ulang kalau asal cabut aki dari mobil,\u201d ucap Suparna.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk kasus putaran mesin mobil yang tidak stasioner, biasa terjadi pada kendaraan yang menggunakan teknologi throttle by wire. Jadi sistem ECU mobil menjadi terganggu karena kehilangan daya dari aki dalam waktu yang singkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Suparna menyarankan agar mengganti aki di bengkel resmi. Kalau dilakukan di bengkel, ketika aki dicabut, akan disambungkan ke power supply lain, jadi komponen elektronik tidak sempat kehilangan daya dan memori.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDipasang sejenis accu atau power bank saat lepas pasang aki mobil. Selesai memasang aki yang baru, power bank kemudian diangkat,\u201d kata dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul &#8220;Lepas Pasang Aki Mobil Sendiri Bisa Sebabkan Sistem Elektronik Error&#8221;, Klik untuk baca: https:\/\/otomotif.kompas.com\/read\/2020\/08\/10\/191100415\/lepas-pasang-aki-mobil-sendiri-bisa-sebabkan-sistem-elektronik-error.<br>Penulis : Muhammad Fathan Radityasani<br>Editor : Azwar Ferdian<\/p>\n\n\n\n<p>Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:<br>Android: https:\/\/bit.ly\/3g85pkA<br>iOS: https:\/\/apple.co\/3hXWJ0L<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aki mobil sering kali tekor kalau tidak dirawat dengan baik. Kadang pemilik mobil memilih untuk membeli aki yang baru kemudian memasangnya sendiri di rumah, prosesnya pun cukup mudah untuk dilakukan. Namun jika melakukan penggantian aki secara mandiri di rumah, ada efek yang terjadi pada mobil. Setidaknya bisa membuat memori audio dan jam di kabin harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":132,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=128"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129,"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128\/revisions\/129"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=128"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=128"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pte.ft.unp.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=128"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}